Ahad, 13 Oktober 2013

Mumia Gadis 15 tahun Berusia 500 Tahun Masih Sempurna

Ini adalah sebuah fakta yang mengejutkan, namun juga ironis. Suku Indian di masa lampau mempunyai sebuah ritual untuk mempersembahkan korban pada dewa- dewa yang mereka anuti . Namun, suatu ketika di era modern ini, ditemukan jasad gadis Inca yang masih dalam keadaan baik, namun jasadnya sudah berusia 500 tahun lebih.

Kejadian ini terjadi di tahun 1999 di mana penyelidik mendapati mumia gadis yang dianggarkan berusia 15 tahun ketika dikorbankan ini . Konon, ia adalah salah satu gadis dengan dengan keadaan tubuh yang sempurna, sihat dan cantik. Namun sayang, ia hidup untuk dipersiapkan menjadi persembahan bagi dewa.

Gadis ini tidak dibunuh langsung, melainkan diletakkan di puncak gunung untuk mengawasi kawasan, seperti malaikat pelindung . Ritual ini bernama Capacocha .

Berbanding penemuan mumia - mumia pada umumnya , mungkin inilah mumia dengan bentuk tubuh yang paling sempurna. Ia seperti baru meninggal seminggu sebelumnya, bukan seperti sudah bertahun -tahun. Setelah diteliti , gadis ini meninggal kerana ada jangkitan bakteria , rambut dan organnya utuh , darah mengalir pada paru- paru dan jantung. Ia juga mempunyai kulit yang halus dan wajah yang masih berbentuk .

Sepertinya hal ini kerana sebulan sebelum ia dikorbankan, ia menjalani diet dan makan makanan khas. Misalnya diet pati dan protein selama berbulan- bulan, kemudian diberi nutrisi daun koka .

Ketika dikorbankan di puncak gunung , ia diberi minuman yang memabukkan untuk mengurangkan sakit dan rasa takut ketika akan dikuburkan. Gadis remaja ini meninggal dengan menggunakan pakaian yang baik , kasut dan perhiasan dengan ornamen yang cantik , dengan dibungkus selendang dan duduk bersila .


Kerana cuaca yang sangat sejuk dan kekurangan udara, maka ia meninggal perlahan- lahan. Seperti dibekukan . Oleh kerana itulah ia meninggal dengan bentuk tubuh yang masih sempurna , muda dan baik meski pun sudah berratus tahun.

Meski menjadi salah satu penemuan yang menggegarkan dunia , namun pekara ini juga mengundang kontroversi. Banyak orang yang beranggapan bahawa untuk menyenangkan dewa atau apapun yang mereka sembah , tak selayaknya melakukan pengorbanan yang nampak tidak berperikemanusiaan , melainkan dengan perbuatan baik di dunia - sumber

Tiada ulasan:

Catat Ulasan